5 Tehnik Pembelajaran Yang Menarik dan Berkesan Bagi Siswa

Daftar Isi

Siswa Kurang Minat Belajar? Gunakan 5 Teknik Pembelajaran' Ini.

Tehnik Pembelajaran Yang Menarik

5 Tehnik Pembelajaran Yang Menarik dan Berkesan Bagi Siswa. Seorang guru selalu memiliki keinginan yang tinggi untuk memberikan ilmu yang terbaik kepada siswanya. Jarang atau tidak sama sekali kita bertemu dengan guru yang baru saja batuk-batuk di tangga. Perjalanan sebagai guru tidaklah mudah karena tanggung jawab yang diemban perlu ditegaskan karena merupakan bekal akhirat yang mahal.

Tantangan utama yang sering dihadapi oleh setiap guru adalah bagaimana melibatkan siswanya untuk terus belajar. Setiap siswa memiliki kepribadian dan gayanya masing-masing. Jadi, kemitraan kali ini khusus untuk guru yang masih mencari gaya yang dapat membantu menarik minat siswanya.

Defenisi Tehnik Pembelajaran

Teknik pembelajaran merupakan unsur terkecil dalam suatu strategi belajar mengajar, hal itu terkandung dalam suatu metode. Ini mencakup kegiatan, tindakan dan keterampilan guru yang digunakan untuk menyampaikan isi pelajaran dalam mengajar. 

Teknik adalah cara melakukan berbagai langkah dalam mengajar. Teknik pembelajaran yang digunakan guru akan membuat pengajaran lebih bermakna dan menyenangkan. Seorang guru harus pandai menggunakan teknik agar siswa lebih tertarik dan termotivasi untuk belajar. 

Menurut Edward M. Anthony mendefinisikan teknik pembelajaran adalah trik atau strategi atau taktik yang digunakan oleh seorang guru yang mencapai hasil langsung maksimum ketika mengajar bagian tertentu dari suatu pembelajaran

Dalam setiap pembelajaran terdapat berbagai cara dan teknik yang dapat digunakan, namun tidak ada satupun teknik yang dianggap paling cocok dan dapat digunakan untuk semua situasi atau terbaik untuk semua sesi pengajaran. Teknik yang digunakan harus bergantung pada situasi dan didasarkan pada minat siswa serta bahan ajar yang akan disampaikan (Rashid et al 1996). 

Teknik belajar mengajar ini memiliki beberapa tujuan, di antaranya adalah:

1. Untuk menyajikan bahan ajar dengan cara yang menarik minat siswa dan untuk menjaga perhatian mereka serta membangkitkan rasa ingin tahu mereka. 

2. Memungkinkan siswa mencapai tujuan pembelajaran yang dipelajari dengan mudah dan efektif.

5 Tehnik Pembelajaran Yang Menarik dan Berkesan Bagi Siswa

Guru yang masih baru dalam dunia pendidikan tentunya sedikit tertekan dengan keadaan siswanya yang kurang memperhatikan saat belajar. Jadi, teknik yang diperkenalkan pasti berdampak pada guru dan selanjutnya pada siswa. 5 Teknik pembelajaran  yang dapat menarik minat siswa untuk belajar adalah:

1. Kenali Gaya Pembelajaran Pelajar

Setiap siswa memiliki gaya belajarnya masing-masing. Ada tiga kategori utama gaya belajar yaitu Audio, Visual dan Kinestatis .

Guru perlu mengidentifikasi kategori gaya belajar masing-masing siswanya untuk memudahkan proses pembelajaran. Jika dicermati, pembelajaran abad 21 dapat mencakup ketiga gaya belajar tersebut.

Misalnya penggunaan materi digital seperti video pembelajaran . Dalam video pembelajaran biasanya sudah memasukkan ketiga gaya belajar untuk siswa dalam kategori Audio, Visual dan Kinestetik.

contoh : Siswa Diminta Berdiri Secara Berkelompok Untuk Menyelesaikan Tugas

2. Diversifikasi Metode Pembelajaran

Biasanya, siswa yang lemah cepat bosan dengan apa yang mereka pelajari. Mereka mudah kehilangan fokus. Oleh karena itu, Tutor perlu bertindak cepat dengan melakukan diversifikasi gaya mengajar agar siswa tidak cepat bosan .

Buatlah kegiatan yang menarik seperti meminta beberapa siswa untuk maju ke depan dan menunjukkan selembar kartu berwarna kepada beberapa teman lain untuk mereka tebak abjad (besar dan kecil) yang telah ditunjukkan.

Penggunaan bahan ajar secara kreatif dapat membantu mereka berkonsentrasi penuh. Perlu diingat, setiap aktivitas yang dilakukan tidak harus memakan waktu yang lama. Hal ini dimaksudkan agar siswa tidak bosan.

Gunakan Bahan Yang ada Di Sekeliling Pelajar

Gunakan Materi Seperti Dadu Untuk Melanjutkan Kegiatan Belajar

Batasi setiap kegiatan dan lanjutkan ke kegiatan berikutnya untuk mencegah siswa kehilangan fokus dan kemudian mereka diperkenalkan dengan hal-hal baru.

3. Memberikan Reward Menarik Bagi Siswa

Pembelajaran yang disertai dengan pemberian reward lebih bermanfaat untuk melibatkan siswa. Ada dua jenis reward yang umum, yaitu reward berupa penguatan positif dan penguatan negatif .

Imbalan penguatan positif seperti pujian atau pemberian hadiah seperti stiker, penghapus, penggaris dan pensil. Hal ini dilakukan untuk merangsang, meningkatkan minat dan semangat mereka untuk terus belajar.

Penguatan negatif seperti memberikan hukuman atau denda. Contoh denda adalah berdiri sambil menyelesaikan pekerjaan rumah yang telah diberikan oleh Tutor, berdiri di luar kelas sambil memegang spanduk, jalan bebek dan lainnya. Tapi pastikan dendanya masuk akal.

Namun, penguatan positif lebih tepat digunakan dan didorong untuk siswa yang lebih lemah. Hal ini dapat membantu dan menarik minat mereka untuk terus belajar. Panggil nama siswa ini sesering mungkin. Itu menunjukkan bahwa Tutor peduli tentang hal itu.

4. Mengulangi Berkali-kali Apa Yang Telah Diajar

Ulangi isi pelajaran dengan metode yang berbeda . Tutor perlu mengulang isi pembelajaran dengan metode yang berbeda untuk membantu siswa yang lebih lemah.

Berbagai cara dapat dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada siswa seperti menggunakan peta pikiran, kartu berwarna, media sendiri dan masih banyak lagi sesuai dengan kreativitasnya masing-masing.

Contoh : Guru Menunjukkan Bunga Berwarna-warni Kepada Muridnya

Kiat-kiat ini juga telah disebutkan di paragraf sebelumnya, selalu menyebut nama siswa yang lemah selama sesi pembelajaran. Ini akan membantu mereka tetap fokus pada Anda serta sesi pembelajaran.   

5. Bersikap Tegas Tetapi Bukan Garang

Setiap guru harus memiliki sifat tegas tetapi tidak garang. Dengan ketegasan seorang guru, siswa dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah . Hindari kekerasan.

Sifat ini akan menyebabkan siswa menjadi takut dan tidak mau belajar . Biasanya, siswa yang lemah memiliki masalah kedisiplinan. Ketegasan dapat membantu mereka memahami apa yang mereka pelajari dan pada saat yang sama membantu mereka mengikuti aturan saat belajar.

Dorongan dan motivasi yang terus menerus dari seorang guru diperlukan untuk menghasilkan manusia yang memiliki nilai-nilai murni dan berdaya saing di masa depan sejalan dengan perkembangan dunia pendidikan.

Asrul251
Asrul251 Menyukai Blog dan berbagi informasi yang bermanfaat melalui blog. Jika ada pertanyaan bisa menghubungi admin di WA atau bisa  Klik langsung disini

Posting Komentar